Thursday, 22 October 2015

Peristiwa penampakan arwah setan dari jalur neraka Lie Lien Ing 李蓮英

Peristiwa Arwah Setan dari jalur neraka Lie Lien Ing hadir di vihara dengan 
meminjam raga Tri Duta
清朝大總管李蓮英投胎為豬借竅顯化現代實錄



Saudara suku Tionghoa yang tinggal di Mauritius 模里西斯印度洋 Samudra Hindia ) meskipun sudah jauh terpisah dengan Daratan Tiongkok . Dan hampir ratusan tahun merantau dan mendiami pulau ini. Kemudian melahirkan generasi turun temurun mengakar di pulau ini. akan tetapi sejak dahulu kala hingga kini terhadap sumber yang berhubungan dengan adat istiadat negeri Tiongkok belum pernah putus. Seperti pepatah berikut ini " Mewariskan dunia dengan klasik dan sejarah (peradaban) dan mewarisi keluarga dengan kesetiaan dan toleransi ". Masih tetap memiliki nilai penting dan  tetap eksist serta  berkesinambungan yang tanpa putus, dan terhadap moral ajaran tradisional yang menyembah Langit dan Bumi , serta menjunjung tinggi moralitas untuk membalas budi jasa Para Leluhur, tampaknya memiliki  akar dasar yang masih kuat dan mendalam , semua masih terpelihara dengan baik 
印度洋模里西斯華族同胞,雖已遠離神州大陸,喬遷斯土落地生根幾近百年,但與中華文化深遠之淵源從未中斷;「詩書繼世,忠厚傳家」的薪火,仍有綿綿不絕的生機,對於敬天法地,崇德報本之傳統美德,保存了深厚的根

Mereka semua ini semenjak dahulu kala hingga sekarang masih tetap memuja dan menyembah KUAN SHENG TI CIUN關聖帝君 Bodhisattva Kuan Kung ) dan BUDHA HIDUP CI KUNG  濟公活佛. Tao yang Agung dapat dibawa kemari untuk menyelamatkan umat Mauritius ini , semua berkat pengaturan dan welas asih dari Lao Mu ( 老㊥ 明明上帝 Tuhan ) dan Para Budha . Sebelum Tao disebarluaskan sampai ke sini, sebab mereka terlebih dahulu sudah menabur dan memupuk benih kebaikkan , sehingga melahirkan karma baik juga .
柢……他們素來崇信關聖帝君與 濟公活佛,天道能來此渡化,除了是 老㊥ 大恩大德之慈悲安排外,也應是諸佛菩薩在大道普渡前,就已培植了無盡的善德因緣啊!

Friday, 16 October 2015

Penagihan karma oleh arwah Kura kura Lie Lin Fu 李林甫

Kata Pengantar
1 Januari 1993


Pada waktu bersamaan ketika Tao 「道」yang Agung disebarluaskan di kalangan umat manusia , dan pada saat matangnya jodoh baik secara sempurna dari umat manusia, datang pula malapetaka tak terbatas yang merupakan SEBAB AKIBAT dari pengaruh perbuatan umat muncul secara bersamaan

Sehingga perlahan lahan tercipta halangan dan gangguan terhadap umat yang ingin membina diri  ( 修道 xiu Tao) Akan tetapi jika melihat kecelakaan, musibah , bencana alam , kekacauan dan kerusuhan di dunia ini secara menyeluruh , bukankah dirasakan sebagai pembalasan ?

Thursday, 15 October 2015

KITAB KELILING KASUS SEBAB AKIBAT PENUTUPAN

Tanggal 24 – 12 – 2005

NABI KONG HU CU


MENURUNKAN PETUNJUK SUCI :

            Pada malam hari ini Saya dengan gembira hadir untuk membuat penutupan Buku [ KELILING KASUS SEBAB AKIBAT ]



PENUTUPAN

            Di Alam Semesta berlaku Hukum Karma “SEBAB AKIBAT” merupakan sesuatu yang pasti, Manusia di Dunia ini mesti-nya berdasarkan hati nurani dalam melakukan pekerjaan-nya dan mengatasi persoalan, baru-lah tidak menciptakan dosa kesalahan, umum-nya tidak ada yang men-doa-kan Para Pendosa.

KITAB KELILING KASUS SEBAB AKIBAT BAB 24

BAB 24
Tanggal 17 – 12 – 2005


BUDDHA CI KUNG MENURUNKAN PETUNJUK SUCI :


Manusia di Dunia dengan cara keras men-cela dan menyalahkan Orang lain, malah tidak tahu diri sendiri banyak kekurangan-nya, hanya tahu men-cela Orang, justru tidak tahu introspeksi ke dalam untuk membina diri, mengakibatkan sejumlah dosa kesalahan masih tidak menyadari-nya.


Saya berharap Manusia dengan hati yang lapang dan memaklumi Orang lain dalam melayani Orang, jangan [ keras dalam men-cela Orang, tapi longgar terhadap diri ], hendak-nya [ disiplin keras terhadap diri, dan longgar dalam melayani Orang ] dalam menyelesaikan persoalan, supaya tidak menciptakan dosa kesalahan yang tidak diketahui-nya. Beri-lah semangat diri.

KITAB KELILING KASUS SEBAB AKIBAT BAB 23

BAB 23 
Tanggal 10 – 12 – 2005 

BUDDHA CI KUNG MENURUNKAN PETUNJUK SUCI : 


Sekarang ini teknik percetakan sudah maju, budaya Manusia makin me-luas, Dunia ini menjadi sebuah desa “Bumi”, pengetahuan dan budaya dari berbagai tempat tersebar melalui Buku, sehingga kearifan Orang zaman dulu bisa diwariskan pada Generasi berikut-nya, kegiatan merawat teks, Buku, mempunyai Amal Kebajikan besar. 

Karena tulisan ini membuka kearifan Umat Manusia, Amal-nya tidak akan musnah, semesti-nya Manusia menghormati-nya, menyayangi-nya, tapi Manusia bukan saja tidak menyayangi-nya malahan di-injak-injak.

KITAB KELILING KASUS SEBAB AKIBAT BAB 22

BAB 22
Tanggal 19 – 11 – 2005


BUDDHA CI KUNG MENURUNKAN PETUNJUK SUCI :


Hati Manusia tidak ada Kebajikan, menyiksa binatang untuk menikmati kesenangan, tidak punya hati yang memaklumi keadaan-nya, kalau badan kamu di-iris pisau, bukan-kah akan sakit hingga ke relung hati, apa lagi menyiksa binatang ?


Sering membaca surat kabar, ada yang menggunakan gelang karet diikatkan ke leher anjing gelandangan, membuat dia menderita luar biasa, setelah beberapa hari kemudian, kulit bagian ikatan terluka menjadi borok, kemudian meninggal.

KITAB KELILING KASUS SEBAB AKIBAT BAB 21

BAB 21
Tanggal 29 – 10 – 2005


BUDDHA CI KUNG MENURUNKAN PETUNJUK SUCI :


Saya keliling ke penjuru Dunia, di mana-mana melihat hawa Dunia membumbung ke Langit, hawa serakah dan kejahatan, Malaikat Pengawas dan Malaikat Pagi dan Malam sudah melaporkan keadaan ini ke hadapan Yii Huang Ta Ti ( 玉皇大帝 Penguasa Alam Hawa ), kasus dosa sudah menumpuk tinggi bagaikan gunung.